PLANKTON SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR DI SUNGAI CIKANIKI, KECAMATAN NANGGUNG, KABUPATEN BOGOR

Dhimas Tawuning, Srie Rahayu, Triastinurmiatiningsih -

Abstract


ABSTRAK

Sungai Cikaniki dimanfaatkan sebagian besar penduduk yang mendiami wilayah ini sebagai keperluan mandi, cuci, dan kakus, hal tersebut turut memberikan limbah domestik warga. Penelitian kualitas air di sungai Cikaniki pernah dilakukan pada tahun 2010, tentang kandungan cemaran merkuri terkait dengan terdapatnya kegiatan pertambangan emas oleh masyarakat (PETI), sehingga perlu dilakukan penelitian terhadap kualitas air sungai Cikaniki dengan menggunakan parameter lain yaitu biologi.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis plankton di Sungai Cikaniki dan menentukan tingkat pencemarannya berdasarkan  indeks  biota  saprobik.  Metode  penelitian  meliputi : Identifikasi Plankton, Mengukur parameter fisika dan kimia, dan menentukan tingkat pencemaran di Sungai Cikaniki. Plankton yang ditemukan di sungai Cikaniki 27 jenis yang termasuk ke sembilan kelas yaitu: Cyanophyceae, Chlorophyceae Rhodophyceae, Cilliata, Rotifer, Maxillopoda, Bacillariaceae, Euglenaceae, dan Colpodea. DO pada bagian hilir sebesar 3,7 mg/L, nilai BOD  pada bagian tengah 2,7 mg/L dan hilir 2,9 mg/L serta nilai   CO2. pada bagian tengah 3,98 mg/L dan hilir 4,72mg/L, sehingga mengindikasikan terjadinya pencemaran. Berdasarkan penghitungan indeks saprobik kualitas air Sungai Cikaniki termasuk kedalam tercemar sedang, dengan nilai indeks saprobik 2 dan 2,4 (β-mesosaprobik).

 

Kata kunci : Plankton,Cikaniki, indeks saprobik


References


DAFTAR PUSTAKA

Akrimi, Gatot, Subroto. 2002. Teknik Pengamatan Kualitas Air dan Plankton di Reservat Danau Arang – Arang Jambi (Buletin Teknik Pertanian.Balai Riset Perikanan Perairan Umum. Palembang.7(1)hal:2-4.

Barus, T. A. 2004. Pengantar Limnologi Studi Tentang Ekosistem Air Daratan. USU Press. Medan.

Basmi, J. 2000. Plankton Sebagai Bioindikator Kualitas Perairan. Fakultas Perikanan Instistut Pertanian Bogor, Bogor. hal 60.

Hendra, S. 2009. Kelimpahan dan komposisi Fitoplankton di Danau Setani, Papua. Jurnal Limnotek. Riset Pemacuan Stok Ikan. 6 (2) Hal: 89.

Http://maps.google.com /Peta Kecamatan Nanggung (diakses pada tanggal 10 mei 2016).

Presscott, G. W. 1970. How to know freshwaters Biology algae. M.W.C. Brown Company Publishers. Iowa.

Suliati. 2006. Pengaruh Suhu Air terhadap Kecepatan Regenerasi Cacing Planaria di Aliran Sungai Semirang Kabupaten Semarang. Jurnal Universitas Semarang. Semarang.

Soegianto. 1994. Ekilogi Kuantitatif : Metode Analisa Populasi Dan Komunitas . Airlangga University-Press, Surabaya.

Yazwar. 2008. Keanekaragaman Plankton Dan Keterkaitanya Dengan Kualitas Air Di Parapat Danau Toba. [Tesis]. USU Press. Medan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.