PENGARUH TRANSAKSI PERUSAHAAN AFILAISI TERHADAP TARIF PAJAK EFEKTIF PADA PERUSAHAAN SUBSEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017 – 2020

Aldhi Rahmadhani Ariesty, Ketut Sunarta, Mutiara Puspa Widyowati

Abstract


Transaksi yang terjadi antar pihak yang memiliki hubungan istimewa menimbulkan
adanya hutang piutang hubungan istimewa. Hutang piutang yang terjadi biasanya timbul
atas kesepakatan antar pihak berelasi, sehingga hutang piutang tersebut menjadi tidak
wajar. Tidak wajar dalam arti yaitu pihak berelasi sengaja melakukan hutang agar
pembagian deviden ke pemegang saham menjadi kecil dan laba perusahaan juga rendah.
Objek penelitian ini adalah variabel-variabel yang meliputi variabel independen
yaitu transaksi perusahaan afiliasi (X1) Indikatornya transaksi penjualan afiliasi,
transaksi pembelian afiliasi, transaksi pinjaman afiliasi serta variabel dependen tarif
pajak efektif (Y). Unit analisis yang digunakan adalah berupa organization, sehingga
data adalah mengenai atau berasal dari suatu perusahaan atau organisasi. Dalam
penelitian ini yang dijadikan unit analisis adalah perusahaan sub sektor makanan dan
minuman yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2017-2020. Sumber data
penelitian adalah data sekunder. Data diuji dengan mengunakan statistic product service
solution (SPSS).
Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada perusahaan makanan dan minuman,
dapat disimpulkan bahwa (1) penjualan afiliasi tidak hanya terdapat dalam negeri
melainkan terjadi juga diluar negeri (2) transaksi pembelian bukan untuk meminimalkan
laba perusahaan melainkan meminimalkan laba perusahaan yang berada di negara yang
tarifnya tinggi. (3) pinjaman afiliasi dilakukan oleh pihak yang memiliki hubungan
istimewa, cara yang dilakukan dengan memberikan pinjaman berbunga dibandingan
dengan memberikan modal sebab beban bunga atas pinjaman dapat mengurangi laba
kena pajak sedangkan deviden bukan pengurang laba kena pajak.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.