PERTUMBUHAN DAN KUALITAS KOKON ULAT SUTERA (Bombyx mori) DENGAN PEMBERIAN PAKAN DAUN MURBEI (Morus cathayana) DAN DAUN MURBEI HIBRID SULI-01

Fauzia Rahma, Moerfiah Moerfiah, Lincah Andadari

Abstract


Tanaman murbei merupakan satu-satunya pakan bagi ulat sutera jenis Bombyx mori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan tingkat pertumbuhan ulat sutera dan kualitas kokon yang diberi pakan daun murbei Morus cathayana dan Hibrid Suli-01. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 perlakuan dan 12 kali ulangan. Data dianalisis menggunakan software SAS 9.1. Parameter yang diamati yaitu umur ulat, konsumsi pakan, pengukuran bobot tubuh, mortalitas ulat, dan kualitas kokon meliputi rendemen pemeliharaan, bobot kokon, bobot kulit kokon, persentase kulit kokon, dan kokon cacat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian jenis pakan daun murbei yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap mortalitas ulat, rendemen pemeliharaan, dan persentase kokon cacat, tetapi memberi pengaruh berbeda nyata terhadap konsumsi pakan, bobot tubuh, bobot kokon, bobot kulit kokon, dan persentase kulit kokon.

Full Text:

PDF

References


Andadari, L., Pudjiono, S., Suwandi., Rahmawati, T. 2013. Budidaya Murbei dan Ulat Sutera. Pusat Penelitian dan Pengembangan Produktivitas Hutan. Bogor. Hlm 8-63.

Atmosoedarjo, S.H., Kartasubrata, J., Kaomini, M., Saleh, W., Moerdoko, W. 2000. Sutera Alam Indonesia. Yayasan Sarana Wana Jaya. Jakarta. Hlm. 74-173.

Departemen Kehutanan. 2002. Mutu Kokon Segar Jenis Bombyx mori L. http://www.dephut.go.id/INFORMASI/SNI/KokonSegar.htm (diakses pada tanggal 19 April 2017 pukul 19.35)

Estetika, Y. 2016. Produktivitas Ulat Sutera (Bombyx mori L.) BS-09 Soppeng dan Candiroto dengan Jenis Daun Murbei yang Berbeda. Skripsi. IPB. Bogor. Hlm. 5-13.

Handayani, S., Rindayatno. 2003. Analisis Jumlah Ulat Sutera (Bombyx mori L.) dari Jenis F1 Yang Mengokon Dengan Frekuensi Pemberian Desinfektan yang Berbeda. Rimba Kalimantan. 8(2): 117-128.

Hartati, U. 2012. Pengaruh Pemberian Jenis Murbei Morus multicaulis dan Morus cathayana Terhadap Produksi Kokon Ulat Sutera (Bombyx mori L.) Varietas Lokal, Jepang, Cina dan Rumania. Jurnal Sainsmat. 1(1): 1-12.

Hidayah, N.I. 2007. Pertumbuhan Ulat Sutera (Bombyx mori L.) Jenis Baru dan Komersial. Skripsi. IPB. Bogor. Hlm. 16.

Mulyati, Sri. 2011. Petunjuk Teknis Penanganan Kokon. Balai Pesuteraan Alam. Bili-Bili.

Nursita, I.W. 2011. Perbandingan Produktifitas Ulat Sutera dari Dua Tempat Pembibitan yang Berbeda Pada Kondisi Pemeliharaan Panas. Jurnal-Jurnal Ilmu Peternakan. 21 (3) : 10-17.

Pudjiono S. 2000. Pelatihan Usaha Tani Persuteraan Alam: Budidaya Murbei. Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan Sleman, Yogyakarta.

Pudjiono, S., Andadari, L. 2014. 24 Seri 5 IPTEK Kehutanan (Topik 4). Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Bogor. Hlm.76-77.

Purwanti, R. 2007. Respon Pertumbuhan dan Kualitas Kokon Ulat Sutera (Bombyx mori L.) dengan Rasio Pemberian Pakan Yang Berbeda. Skripsi. IPB. Bogor. Hlm. 19-37.

Rahasia, A. 2005. Pertumbuhan dan Prokduktivitas Ulat Sutera

(Bombyx mori) Pada Pemeliharaan Dengan Pakan Buatan. Skripsi. IPB. Bogor. Hlm. 4-5.

Soenandar, M. 2012. Membuat Pestisida Organik. Agromedia Pustaka. Jakarta. Hlm. 71-72.

Wageansyah, R. 2007. Pengaruh Pemberian Berbagai Jenis Murbei (Morus spp.) Terhadap Pertumbuhan Ulat Sutera (Bombyx mori L.) Dan Kualitas Kokon Di Pusat Serikultur Sukamantri Bogor. Skripsi. IPB. Bogor. Hlm. 3-15.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.