PENGARUH CURRENT RATIO (CR), DEBT TO EQUITY RATIO (DER), TOTAL ASSETS TURNOVER (TATO), RETURN ON EQUITY (ROE), DAN EARNING PER SHARE (EPS) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2016

Oktiviani Kusumah Somantri, Edhi Asmirantho, Nugroho Arimuljarto

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio likuiditas dengan indikator Current Ratio, rasio solvabilitas dengan indikator Debt to Equity Ratio, rasio aktivitas dengan indikator Total Assets Turnover, rasio profitabilitas dengan indikator Return On Equity, dan rasio pasar dengan indikator Earning Per Share terhadap Harga Saham pada Perusahaan Sub Sektor Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2012-2016.

Desain penelitiaan digunakan terdiri dari jenis, metode, dan teknik penelitian. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Verifikatif dengan metode Explanatory Survey. Teknik penelitian yang digunakan yaitu Statistik Inferensial. Metode analisis yang digunakan dengan menggunakan alat analisis yaitu regresi data panel, uji t, uji F, dan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi dengan menggunakan E-Views 9.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel EPS, berpengaruh signifikan dan positif terhadap Harga Saham. Variabel CR, ROE, DER tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap Harga Saham. Variabel TATO tidak berpengaruh signifikan dan negatif terhadap Harga Saham. Secara simultan (bersama-sama) Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Total Assets Turnover, Return On Equity, dan Earning Per Share berpengaruh terhadap Harga Saham. Nilai Adjusted R Square dalam penelitian ini adalah 0,5040 hal ini berarti variabel CR, DER, TATO, dan EPS memberikan kontribusi pengaruh sebesar 50,40% dan sisanya sebesar 49,6% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model.

            Saran yang penulis sampaikan bagi perusahaan Sub Sektor Farmasi disarankan untuk meningkatkan atau mempertahankan penjualan dari modal sendiri yang dimiliki perusahaan agar tidak terjadi lagi penurunan ROE dibeberapa perusahaan tersebut dimasa yang akan datang. Dalam upaya peningkatan penjualan salah satunya dapat dilakukan melalui diferensiasi produk atau dengan cara menetapkan strategi harga yang kompetitif. Bagi Investor dan calon investor dapat mempertimbangkan Earning Per Share, dari Perusahaan Sub Sektor Farmasi sebagai faktor utama sebelum melakukan investasi, karena rasio tersebut dalam penelitian ini terbukti berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham. Bagi peneliti selanjutnya disarankan menambah objek penelitian atau indikator pada variabel penelitian untuk melihat sejauh mana variabel lain mempengaruhi harga saham.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.