ANALISIS PORTOFOLIO OPTIMAL SAHAM INDEKS KOMPAS 100 DENGAN PENDEKATAN MODEL INDEKS TUNGGAL DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)

Achmad Shonna Shonna, Hendro Sasongko, Zul Azhar

Abstract


KOMPAS100 yang memiliki likuiditas yang tinggi serta nilai kapitalisasi pasar yang besar, tetap
mengandung unsur risk and return. Terdapat hubungan yang positif antara risk and return yang mudah
dikenal dengan high risk-high return. Selain itu tidak semua saham yang terdaftar di KOMPAS100
merupakan saham unggulan tetap harus melakukan perhitungan dan strategi dalam melakukan investasi
disaham tersebut. Strategi yang dapat digunakan dalam melakukan investasi yaitu dengan melakukan
portofolio. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saham-saham yang membentuk portofolio optimal
pada KOMPAS100 periode Februari 2016- Juli 2019 dengan Single Index Model dan untuk menganalisis
perbedaan return dan risk antara saham yang masuk kandidat dengan yang tidak masuk kandidat portofolio.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu data sekunder dan jenis data penelitian termasuk data kuantitatif, dimana data kuantitatif
tersebut berupa data harga saham closing price bulanan. Penentuan pengambilan sampel dalam penelitian
menggunakan metode purposive sampling, dengan 700 saham populasi selama periode penelitian sehingga
diperoleh 57 sampel saham dalam penelitian. Metode analisis yang digunakan dengan menggunakan metode
single index model untuk mencari portofolio optimal dengan menggunakan microsoft excel 2013, uji
normalitas, uji homogenitas, uji beda menggunakan uji independent sampel t-test dan uji mann-whitney
dengan menggunakan SPSS 23.
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penelitian dengan menggunakan single index model pada
saham KOMPAS100 dengan 57 sample saham yang dapat diperoleh 16 saham yang masuk kandidat
portofolio optimal dan 41 saham yang tidak masuk kandidat portofolio optimal. Saham dengan proporsi dana
terbesar yaitu BBCA dengan proporsi dana sebesar 41.41%, dan saham dengan proporsi dana terkecil yaitu
SSIA sebesar 0.07% Dengan expected return portofolio yang akan didapatkan oleh investor sebesar 2.53%
dan risiko portofolio yang akan ditanggung oleh investor sebesar 2.58%.
Hasil lainnya pada penelitian ini yaitu berdasarkan uji beda dapat disimpulkan bahwa terdapat
perbedaan return yang masuk kandidat dengan yang tidak masuk kandidat portofolio. Sedangkan risk saham
terdapat perbedaan antara risk yang masuk kandidat dengan yang tidak masuk kandidat portofolio.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.