HUBUNGAN DISIPLIN KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA APARATUR KOTA BOGOR

Riane Rizky Cesara N, Supriyanto Supriyanto, Angka Priatna

Abstract


Fenomena yang terjadi pada kantor Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Aparatur Kota Bogor antara
lain, dalam hal masuk kerja dan pulang kerja masih ada pegawai yang tidak tepat waktu. Pada jam kerja masih
ada pegawai yang tidak berada di tempat, lalu dalam hal pulang kerja beberapa pegawai masih ada yang
meninggalkan kantor sebelum jam pulang yang telah ditentukan. Kemudian masih adanya pegawai yang tidak
menggunakan name tag, lambang korpri dan atribut kedinasan. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui bagaimana hubungan disiplin dengan kinerja pegawai negeri sipil Badan Kepegawaian dan
Pengembangan Sumber Daya Aparatur Kota Bogor. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu
Deskriptif dengan menggunakan metode penelitian Explanatory Survey Objek penelitian pada penelitian ini
terdiri dari variabel bebas yaitu Disiplin Kerja dengan indikator kehadiran,waktu kerja, peraturan melakukan
pekerjaan, dan peraturan berpakaian. Sedangkan variabel terikat yang digunakan yaitu Kinerja pegawai dengan
indikator kualitas, kuantitas, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab. Penelitian ini penulis menggunakan
metode penarikan sampel nonprobability sampling dengan metode sampling jenuh atau sensus yang
merupakan teknik penentuan sampel dengan menggunakan semua anggota populasi sebagai sampel. Sampel
dalam penelitian ini yaitu sebanyak 56 orang. Nilai t tabel dengan menggunakan nilai α = 0,05 dan df= n-2 atau 56-
2 = 54 maka diperoleh t tabel sebesar = 1.6735 Diketahui nilai t hitung adalah 2.4819 dan t tabel 1,6735. Maka t hitung > t tabel
(2.4819 > 1,6735) artinya Ho ditolak Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat Hubungan Disiplin
Kerja dengan Kinerja Pegawai pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur Kota
Bogor. Disiplin kerja pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur Kota Bogor relatif
cukup baik dimana skor rata-rata empirik sebesar 59,88 dan skor rata-rata teoritik sebesar 45, dimana skor
rata-rata empirik lebih besar dibandingkan dengan skor rata-rata teoritik dengan nilai 59,88 > 45


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.